Latar Belakang

Alloh ta’ala dan Rosululloh SAW mengajak umat Islam untuk peduli terhadap sesama dengan cara menyisihkan sebagian hartanya kepada orang yang membutuhkan. Hal tersebut terlihat dalam beberapa ayat dan hadist di bawah ini,

  • Al-Qur’an dalam Surat At-Taubah Ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketemtraman jiwa bagi mereka. Dan Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
  • Surat Al-Baqarah Ayat 173: “ (Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Alloh; mereka tidak dapat (berusaha) di muka bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka prang kaya karena memelihara diri dari meminta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Alloh), maka sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui.”
  • Surat Al-Maidah Ayat 2: “……..dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
  • Hadist Rosululloh yang diriwayatkan oleh An Nasa’i (No. 2451): “ Barang siapa memberikannya (zakat) karena berharap mendapatkan pahala, maka baginya pahalanya. Dan barangsiapa yang enggan mengeluarkannya, kami akan mengambilnya (zakat), dan setengah untanya, sebagai salah satu ‘uzmah (kewajiban yang dibebankan kepada para hamba) oleh Alloh Swt. Tidak sedikit pun dari harta itu yang halal bagi keluarga Muhammad.”

Dasar Hukum:

  • UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 No. 115, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 5255);
  • Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No. 23 Tahun 201 Tentang Pengelolaan Zakat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 38);
  • Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 118 Tahun 2014 tentang Pembentukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi;
  • Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomr 03 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Amil Zakat Nasional Provinsi dan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten/Kota;
  • Keputusan Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional Nomor Kep.013/BP/BAZNAS/V/2013 tentang Pedoman Pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ);
  • Surat Edaran Gubernur DIY Nomor 451/2252 Tanggal 17 Juni 2009;
  • Surat Keputusan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 04/24/SK-UPZ/10/2016 Tentang Susunan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Gadjah Mada Masa Bakti 2016-2020