Gunungkidul, 26 September 2026 β Musim kemarau kembali membawa keterbatasan air bersih bagi warga di sejumlah wilayah Gunungkidul. Kondisi tersebut turut dirasakan warga RT 01, Dusun Ngabdirejo, Desa Natah, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. Sejak sekitar satu bulan terakhir, warga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Menjawab kondisi tersebut, mahasiswa relawan Rumah ZIS-UPZ UGM menyalurkan bantuan dua tangki truk air bersih kepada warga pada Sabtu (26/9). Bantuan ini menjangkau kurang lebih 45 kepala keluarga (KK), sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di Masjid Al-Ma’un.
Aktifitas
Pada September 2026, Rumah ZIS-UPZ UGM untuk pertama kalinya melakukan pilot project penyaluran titipan dana kebajikan yaitu dana dari bunga bank dari jamaah yang tidak menginginkan bunga bank tersebut masuk dalam aliran harta mereka. Dana yang dikenal sebagai dana nonhalal tersebut disalurkan secara khusus untuk mendukung perbaikan fasilitas sanitasi, seperti kamar mandi dan MCK (Mandi, Cuci, Kakus), sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kemaslahatan masyarakat. Program ini merupakan tindak lanjut dari amanah para muzaki dan jamaah Masjid Kampus UGM yang menitipkan dana tersebut kepada Rumah ZIS-UPZ UGM untuk disalurkan pada peruntukan yang sesuai.
Sabtu (26/9), suasana Ruang Utama Masjid Kampus UGM diwarnai kegiatan Pengajian Penguatan Akidah Anak Yatim Piatu. Kegiatan ini menghadirkan aktivis Masjid Kampus UGM sekaligus praktisi pendidikan Islam, Andri Prayitno, S.Fil., M.Phil., sebagai narasumber. Kegiatan diawali dengan sambutan Direktur Operasional Rumah ZIS-UPZ UGM, Taufikur Rahman, S.E., M.B.A., Ak., CA., sebelum dilanjutkan dengan pengajian dan ditutup melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu dari berbagai mitra panti asuhan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Setiap Senin dan Kamis, suasana sore di Masjid Kampus UGM (Maskam UGM) menjadi lebih hangat dengan tersedianya hidangan berbuka puasa bagi para jamaah. Melalui kerja sama Masjid Kampus UGM dan Rumah ZIS-UPZ UGM, sajian buka puasa sunah tersebut turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penyedia makanan. Salah satunya adalah Pak Eko, penjual angkringan yang telah menjadi mitra penyedia hidangan buka puasa di Maskam UGM selama kurang lebih tiga tahun. Dari usaha sederhana yang dijalankannya, Pak Eko turut mengambil bagian dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi jamaah yang menjalankan ibadah puasa sunah.
Kadang kala, hidup memang tak berjalan sesuai rencana. Memiliki keterbatasan adalah hal manusiawi, tetapi bagaimana kita menyikapinya adalah sebuah pilihan. Itulah prinsip yang dipegang teguh oleh Supriyono dan Sri Purwanti, pasangan tunanetra asal Godean, yang memilih untuk tidak banyak mengeluh saat menjalani kehidupan.
Beralamat di Sembuh Wetan RT/RW 003/025 Sidokarto, Godean, Sleman, Pak Supri beserta istrinya sehari-hari menawarkan jasa pijat yang telah bersertifikat. Melalui profesi ini, mereka membuktikan bahwa terlahir sebagai tunanetra bukan berarti hanya bisa berdiam diri. Walau hidup dalam kondisi ekonomi yang sederhana, Pak Supri sekeluarga tetap bersyukur dan merasa cukup atas apa yang dimiliki.
Alhamdulillah, rangkaian pendaftaran dan seleksi program beasiswa serta relawan Rumah ZIS-UPZ UGM untuk periode semester gasal tahun ajaran 2026/2027 (Angkatan 37) telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 410 mahasiswa tercatat sebagai penerima manfaat program, yang terdiri atas 283 mahasiswa penerima beasiswa Program Tunjangan Hidup (PTH) dan 127 mahasiswa yang diterima sebagai relawan.
Hasil seleksi tersebut menunjukkan antusiasme mahasiswa untuk mendapatkan dukungan pendidikan sekaligus berkontribusi melalui kegiatan kerelawanan. Para peserta berasal dari berbagai fakultas dan sekolah di Universitas Gadjah Mada (UGM), serta sejumlah perguruan tinggi di luar UGM, di antaranya Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan UIN Sunan Kalijaga.
Kamis (6/8), Rumah ZIS UGM bertemu dengan perwakilan guru dan siswa dari program penyaluran beasiswa zakat bagi pelajar di DIY. Mereka merupakan guru dan siswa dari SD Muhammadiyah Pandes, SD Muhammadiyah Klepu, dan SD Muhammadiyah Colombo. Pertemuan tersebut membahas koordinasi teknis penyaluran beasiswa di masing-masing sekolah serta pengalaman selama beberapa tahun terakhir sejak pemberian beasiswa dimulai pada 2010.
Sebelumnya, beasiswa bagi pelajar ini telah disalurkan sejak 2010. SD Muhammadiyah Kompleks Colombo menjadi salah satu sekolah penerima. Penyaluran beasiswa ini tidak lepas dari peran para muzaki yang menyalurkan zakat melalui Rumah ZIS-UPZ UGM hingga memberikan rekomendasi penyaluran beasiswa.
Pada Jumat (17/7), Rumah ZIS-UPZ UGM mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) YAPENAS Unit II, Condongcatur, yang merupakan mitra program Beasiswa Pelajar. Kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi dan berkoordinasi mengenai penyaluran Beasiswa Zakat bagi pelajar DIY serta menjajaki peluang kolaborasi program, seperti pelatihan penyembelihan kurban bagi para siswa.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan beasiswa secara simbolis kepada 20 siswa SLB YAPENAS. Total beasiswa yang disalurkan sebesar Rp15.000.000 untuk mendukung pendidikan selama satu tahun ajaran 2026/2027.
Pada Kamis (28/5/2026), panitia Kurban Berkah UGM 1447 H dan Juru Sembelih Halal (Juleha) Yogyakarta telah melaksanakan penyembelihan kambing, domba dan sapi di masjid kampus UGM. Persiapan dimulai pada dini hari selepas salat Subuh dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban pada pukul enam pagi. Kolaborasi ini memastikan proses penyembelihan hewan kurban berlangsung sesuai syariat Islam, serta memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.
Pada tahun ini, total hewan kurban yang diterima terdiri dari 12 sapi, 21 kambing, dan 52 domba. Penyembelihan tidak hanya dilakukan di lingkungan kampus, tetapi juga menjangkau wilayah pelosok melalui program distribusi ke desa binaan Masjid Kampus UGM yang tersebar di wilayah Gunungkidul (Ploso, Klampok, Manggung, dan Banjar) serta Bantul (Gunung Polo). Di wilayah-wilayah tersebut dialokasikan 1 sapi, 12 kambing, dan 25 domba.
Kamis (28/5), dalam suasana penuh khidmat, Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi pusat pelaksanaan ibadah kurban dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 H. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Rumah ZIS UGM, Masjid Kampus UGM, Masjid Mardliyyah Islamic Center (MIC) UGM, Jamaah Shalahuddin UGM, dan Juru Sembelih Halal (Juleha) Yogyakarta. Kolaborasi ini memastikan proses penyembelihan hewan kurban berlangsung sesuai syariat Islam, serta memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.