Jumat (10/10), Rumah ZIS UGM kembali menyalurkan zakat sekaligus menggelar pengajian rutin bagi para mustahik tunanetra dan tunadaksa di wilayah Gamping, Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Nurul Muttaqin dan dihadiri oleh 22 anggota paguyuban mustahik disabilitas, dibersamai oleh relawan mahasiswa yaitu Achmad Mahfud Zaini, Nur Izzatul Rohmah, Anisa Fatimah Nurfadhilah, Zinka Luthfi Kusuma, Norma Ayu Wijaya, Khaerani Eka Primawati, Ismiatul Ma’rifah, Siti Nur Azizah, dan Dinnul Roshifa.
Aktifitas
Rabu (8/10), Rumah ZIS UGM kembali menyalurkan zakat sekaligus menggelar pengajian rutin bagi para mustahik tunanetra dan tunadaksa di wilayah Imogiri dan Sewon, Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Ash-Shidiq dengan dihadiri oleh 35 anggota paguyuban mustahik disabilitas dibersamai oleh relawan mahasiswa Rumah ZIS UGM yaitu Galih Saputro, Anisa Fatimah Nurfadhilah, Tegar Rinang Pratama, Siti Maysyarroh, Zalzabila, Ahmad Shaleh Al Mazid, Ataka Zidan dan Sabli Syafiq Azhar Sinambela.
Pengajian kali ini dibersamai oleh Noveza Prima Prasta, seorang mahasiswa beasiswa Rumah ZIS UGM sekaligus penggiat Bahasa Arab, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Noveza menyampaikan pentingnya membaca dan mendalami Al-Qur’an serta hadist bagi setiap muslim, termasuk bagi penyandang tunanetra. Ia menegaskan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an tidak hanya dilakukan secara visual, melainkan juga melalui pendengaran. “Mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an adalah bentuk membaca yang juga berpahala besar, terlebih bagi mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan,” ungkapnya.
Sabtu (4/10), Rumah ZIS UGM kembali menyalurkan zakat kepada para mustahik disabilitas netra dan disabilitas daksa di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan penyaluran yang dilaksanakan pada awal Oktober ini melibatkan mahasiswa penerima beasiswa PTH/akhir studi serta relawan Rumah ZIS UGM sebagai bagian dari bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Program penyaluran ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik disabilitas serta memperkuat nilai kepedulian di lingkungan kampus UGM. Tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa untuk memahami lebih dekat realitas perjuangan para penyandang disabilitas di sekitar mereka.
Rumah ZIS UGM kembali menyalurkan zakat kepada mustahik dhuafa penyandang disabilitas netra dan daksa pada bulan September 2025. Penyaluran ini dilakukan melalui 5 paguyuban binaan Rumah ZIS UGM, yang tersebar di wilayah DIY. Sebanyak 129 mustahik tercatat hadir dan menerima zakat pada kesempatan kali ini.
Program ini berlangsung sejak 5 hingga 7 September 2025, bertempat di masjid serta rumah-rumah mustahik yang menjadi pusat kegiatan. Lima paguyuban penerima manfaat tersebut antara lain:
- Paguyuban Wirobrajan berlokasi di Masjid Kuncen, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta
- Paguyuban Condongcatur & Kota Yogyakarta berlokasi di Masjid Kampus UGM
- Paguyuban Berbah Kalasan berlokasi di Masjid Al Ma’arif, Kadisoko, Purwomartani, Kalasan, Sleman
- Paguyuban Monjali berlokasi di Rumah Bapak Sapto Winardi
- Paguyuban Banguntapan berlokasi di Balai Desa Banguntapan, Bantul
Selain sebagai ajang penyaluran zakat, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengajian rutin yang diisi oleh relawan mahasiswa Rumah ZIS UGM. Kehadiran para relawan tidak hanya membantu jalannya acara, tetapi juga memberikan pendampingan spiritual kepada para mustahik.
Sleman (21/9), Sebanyak 30 muallaf dhuafa di Kapanewon Minggir, Sleman, menerima penyaluran zakat dari Rumah ZIS UGM. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Rumah ZIS UGM bersama Paguyuban Muallaf Dhuafa Minggir yang memadukan pembinaan spiritual dan dukungan ekonomi.
Penyaluran zakat dilaksanakan bersamaan dengan pengajian bulanan yang kali ini menghadirkan Pandhita Hapsari, mahasiswa Sastra Arab sekaligus penggiat dan pemerhati bahasa. Ia memberikan motivasi agar para peserta terus bersemangat memperdalam ilmu agama, khususnya dalam membaca Al-Qur’an dan hadits, karena hal itu merupakan salah satu kunci penting dalam memahami Islam.
Sabtu (30/8), Rumah Zakat, Infaq, dan Shadaqah Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan pengarahan bagi mahasiswa penerima Program Beasiswa Tunjangan Hidup (PTH), beasiswa akhir studi, serta relawan angkatan ke-35. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Utama Masjid Kampus UGM dengan penuh antusiasme dari para peserta.
Pengarahan rutin yang dilaksanakan setiap awal semester ini bertujuan untuk memberikan motivasi, wawasan, sekaligus arahan teknis mengenai kegiatan berbagi kebaikan melalui zakat. Sejumlah mahasiswa juga aktif mengajukan pertanyaan seputar penyaluran zakat dan pengelolaan dana zakat yang dijalankan oleh Rumah ZIS UGM.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, proses pendaftaran dan seleksi Beasiswa dan Relawan RUMAH ZIS UGM Angkatan 35 untuk semester ganjil 2025/2026 telah selesai dilaksanakan. Jumlah peserta yang dinyatakan lolos seleksi beasiswa sebanyak 171 mahasiswa, sedangkan yang lolos seleksi relawan sebanyak 126 mahasiswa.
Sehubungan dengan hal tersebut, para penerima beasiswa dan relawan yang telah lolos diwajibkan untuk menghadiri pertemuan berikut:
Pengarahan Penerima Beasiswa dan Relawan
📅 Hari, tanggal: Sabtu, 30 Agustus 2025
⏰ Waktu: 09.30 – 11.00 WIB
📍 Tempat: Ruang Utama Masjid Kampus UGM (Google Maps)
📞 Narahubung: 085643219696 (WhatsApp)
Pada Rabu (3/7), Rumah ZIS UGM menyelenggarakan kegiatan Pengajian Mustahik dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung di Masjid Kampus UGM ini diikuti oleh 29 mustahik, yang terdiri dari anggota paguyuban tunanetra dan tunadaksa asal Condongcatur dan Kota Yogyakarta.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari Direktur Rumah ZIS UGM, Bapak Taufikur Rahman, S.E., M.B.A., Ak., CA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para mustahik yang telah menyempatkan diri hadir dan berkumpul di masjid kampus, mempererat silaturahmi antar sesama. Ia juga menginformasikan bahwa Rumah ZIS UGM membuka peluang bantuan beasiswa pendidikan bagi anak-anak mustahik yang sedang menempuh jenjang SD, SMP, maupun SMA.
Sabtu (7/6), dalam suasana penuh khidmat, Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi pusat pelaksanaan ibadah kurban dalam rangka perayaan Idul Adha 1446 H.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Rumah ZIS UGM, Masjid Kampus UGM, Jamaah Shalahuddin UGM, dan Juru Sembelih Halal (Juleha) Yogyakarta. Kolaborasi ini memastikan proses penyembelihan hewan kurban berlangsung sesuai syariat Islam, serta memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.
Pada tahun ini, total hewan kurban yang diterima terdiri dari 11 ekor sapi, 19 kambing, dan 41 domba. Penyembelihan tidak hanya dilakukan di lingkungan kampus, tetapi juga menjangkau wilayah pelosok melalui program distribusi ke desa binaan Masjid Kampus UGM yang tersebar di wilayah Gunungkidul (Tepus dan Gedangsari) serta Kulon Progo (Kalibawang dan Samigaluh). Di wilayah-wilayah tersebut dialokasikan 1 sapi, 14 kambing, dan 17 domba.
Rumah ZIS UGM kembali menyalurkan santunan untuk anak-anak yatim piatu sebagai bagian dari program sosial rutin yang menjangkau wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pada penyaluran kali ini, sebanyak 22 mitra Panti Asuhan dan Pondok Pesantren menerima bantuan berupa:
– 880 kg beras, hasil kerja sama dengan mitra penggilingan beras
– Paket sembako berisi minyak goreng, gula pasir, teh, garam, dan mie instan yang diperoleh dari warung mitra sembako sekitar lokasi panti asuhan
Di bawah ini adalah daftar panti asuhan dan pondok pesantren mitra penyaluran santunan anak yatim piatu di Yogyakarta: