Rabu (8/10), Rumah ZIS UGM kembali menyalurkan zakat sekaligus menggelar pengajian rutin bagi para mustahik tunanetra dan tunadaksa di wilayah Imogiri dan Sewon, Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Ash-Shidiq dengan dihadiri oleh 35 anggota paguyuban mustahik disabilitas dibersamai oleh relawan mahasiswa Rumah ZIS UGM yaitu Galih Saputro, Anisa Fatimah Nurfadhilah, Tegar Rinang Pratama, Siti Maysyarroh, Zalzabila, Ahmad Shaleh Al Mazid, Ataka Zidan dan Sabli Syafiq Azhar Sinambela.
Pengajian kali ini dibersamai oleh Noveza Prima Prasta, seorang mahasiswa beasiswa Rumah ZIS UGM sekaligus penggiat Bahasa Arab, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Noveza menyampaikan pentingnya membaca dan mendalami Al-Qur’an serta hadist bagi setiap muslim, termasuk bagi penyandang tunanetra. Ia menegaskan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an tidak hanya dilakukan secara visual, melainkan juga melalui pendengaran. “Mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an adalah bentuk membaca yang juga berpahala besar, terlebih bagi mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan,” ungkapnya.