Kamis (6/8), Rumah ZIS UGM bertemu dengan perwakilan guru dan siswa dari program penyaluran beasiswa zakat bagi pelajar di DIY. Mereka merupakan guru dan siswa dari SD Muhammadiyah Pandes, SD Muhammadiyah Klepu, dan SD Muhammadiyah Colombo. Pertemuan tersebut membahas koordinasi teknis penyaluran beasiswa di masing-masing sekolah serta pengalaman selama beberapa tahun terakhir sejak pemberian beasiswa dimulai pada 2010.
Sebelumnya, beasiswa bagi pelajar ini telah disalurkan sejak 2010. SD Muhammadiyah Kompleks Colombo menjadi salah satu sekolah penerima. Penyaluran beasiswa ini tidak lepas dari peran para muzaki yang menyalurkan zakat melalui Rumah ZIS-UPZ UGM hingga memberikan rekomendasi penyaluran beasiswa.
Saat ini, terdapat empat mitra sekolah penerima beasiswa zakat bagi pelajar di DIY, yaitu tiga sekolah dasar tersebut dan satu sekolah luar biasa (SLB), yakni SLB YAPENAS Unit II yang berlokasi di Condongcatur, Sleman.
Alhamdulillah, seremoni beasiswa ini dilakukan untuk penyaluran beasiswa selama periode tahun ajaran 2026/2027. Beasiswa yang diberikan senilai Rp48.600.000 kepada pelajar SD Muhammadiyah Klepu, Rp18.000.000 kepada pelajar SD Muhammadiyah Pandes, dan Rp12.600.000 kepada pelajar SD Muhammadiyah Colombo. Sementara itu, pada acara terpisah, sebelumnya telah disalurkan beasiswa senilai Rp15.000.000 kepada pelajar SLB YAPENAS Unit II Condongcatur.
Dengan demikian, total beasiswa zakat bagi pelajar di DIY untuk periode tahun ajaran 2026/2027 mencapai Rp94.200.000.
Rumah ZIS-UPZ UGM berkomitmen untuk terus mendukung akses pendidikan di DIY. Selain itu, Rumah ZIS-UPZ UGM juga terus berkomitmen menyalurkan zakat dari Bapak/Ibu muzaki kepada para pelajar di DIY yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan delapan asnaf zakat.
Terima kasih kepada Bapak/Ibu muzaki. Zakat yang Anda salurkan semoga menjadi amal kebaikan yang kelak Allah SWT hisab di yaumul akhir sebagai pahala yang memberatkan amal kebaikan.
Penulis: Deski Jayantoro



