Tidak terasa kita sudah memasuki bulan Zulhijjah dan segera akan menyambut Hari Raya Iduladha. Iduladha merupakan sebuah pengingat untuk lebih taat kepada Allah SWT dan lebih peduli terhadap sesama. Peristiwa ini berakar dari kejadian yang terdapat dalam Al Quran surat Al-Ma’idah ayat ke 27 dan As-Saffat ayat ke 102.
وَٱتْ ل عَلَيْهِمْ نَبَأَ ٱبْنَىْ ءَادَمَ بِٱلْحَ ‘قِ إِذْ قَرَّبَا ق رْبَانًۭ˝ا فَت ق بِ’لَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ ي تَقَبَّلْ مِنَ ٱلْـَٔاخَرِ قَالَ لَقََْت لَنَّكَ ۖ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّ ل ٱلَّلّ مِنَ ٱلْ متَّقِينَ ٢٧
Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan dari yang lain (Ǫabil) tidak diterima. Dia (Ǫabil) berkata, “Sungguh, aku pasti membunuhmu!” Dia (Habil) berkata, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa.” Al-Ma’idah (5:27)

